Satgas Pamtas beri edukasi prokes bagi pelajar di perbatasan RI-Timor Leste

id NTT,Satgas Pamtas RI-Timor Leste,Yonarmed 6/3 Kostrad,pelajar pebatasan

Satgas Pamtas beri edukasi prokes bagi pelajar di perbatasan RI-Timor Leste

Sejumlah pelajar di SMA 1 Mutis Eban, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, saat mengikuti kegiatan edukasi terkait protokol kesehatan pencegahan COVID-19 yang diberikan Satgas Pamtas RI-Timor Leste Sektor Barat, Sabtu (11/9/2021). (ANTARA/HO-Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat)

Kami juga mengajak anak-anak pelajar agar 5M ini tidak hanya diterapkan saat belajar di sekolah namun juga di rumah dan lingkungan mereka berada
Kupang (ANTARA) - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Timor Leste memberikan edukasi tentang protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19 kepada puluhan pelajar di Desa Eban, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Leste.

"Edukasi ini kami berikan kepada para pelajar mengingat sekolah mereka di SMA 1 Mutis Eban sudah mulai menjalankan belajar tatap muka," kata Dokter Satgas Pamtas RI-Timor Leste Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Lettu Ckm Andri Markhoni ketika dikonfirmasi dari Kupang, Sabtu (11/9).

Kegiatan edukasi ini, kata dia melibatkan sekitar 30 pelajar sebagai perwakilan setiap kelas dengan tujuan agar semua siswa dapat menerapkan prokes COVID-19 saat belajar tatap muka.

Andri Markhoni mengatakan poin utama yang ditekankan yaitu penerapan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi interaksi).

"Kami juga mengajak anak-anak pelajar agar 5M ini tidak hanya diterapkan saat belajar di sekolah namun juga di rumah dan lingkungan mereka berada," katanya.

Ia mengatakan pihak sekolah juga tentu telah mendapat arahan dari pemerintah pusat maupun daerah terkait penerapan prokes saat belajar tatap muka.

Oleh sebab itu, kegiatan edukasi ini juga sebagai bentuk dukungan untuk bersama-sama memastikan penerapan prokes berjalan dengan baik sebagai upaya bersama memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Prinsipnya edukasi prokes ini harus terus dilakukan semua elemen untuk memastikan para pelajar maupun warga memahami dan menerapkannya," katanya.

Andri Markhoni berharap lewat kegiatan ini dapat menambah pengetahuan tentang prokes bagi para siswa dan selanjutnya dibagikan kepada sanak keluarga mereka masing-masing sehingga dapat diterapkan untuk melindungi kehidupan bersama.

Baca juga: Satgas periksa kesehatan lansia di perbatasan RI-Timor Leste

Baca juga: Satgas Pamtas RI-Timor Leste sumbang puluhan kantong darah

Baca juga: Satgas pamtas RI-RDTL bantu warga bangun rumah adat

 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021