Grab tunjuk Kota Kupang jadi kota pertama peluncuran Kota Masa Depan

id Grab, Bukalapak, Emtek, NTT, Kota kupang

Grab tunjuk Kota Kupang jadi kota pertama peluncuran Kota Masa Depan

Kendaraan vaksin COVID-19 mobile milik Grab dan Emtek serta Bukalapak. ANTARA/Ho-Grab

"Kami menyadari kesehatan dan digitalisasi adalah pondasi ekonomi dan masyarakat. Untuk itu Grab, Emtek dan Bukalapak memulai program Kota Masa Depan dengan vaksinasi UMKM, karena jika UMKM sehat, tentu bisnisnya juga akan kuat,"
Kupang (ANTARA) - Grab bekerja sama dengan Emtek dan Bukalapak menetapkan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sebagai lokasi perdana peluncuran   Program Kota Masa Depan dalam rangka membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu ditengah pandemi COVID-19.

Director of East Indonesia Grab Indonesia Halim Wijaya, dalam rilis yang diterima ANTARA Kupang, Jumat (15/10)  menyampaikan bahwa  peluncuran Program Kota Masa Depan itu dilakukan pada Kamis (14/10) kemarin menyampaikan apresiasinya kepada pemkot Kupang yang telah mendukung peluncuran program itu yang didalamnya juga diprioritaskan pada penyelenggaraan vaksinasi untuk pelaku UMKM.

"Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang sudah turun tangan serta para pengurus Palang Merah Indonesia yang turut menjadi garda terdepan dalam program vaksinasi ini," katanya.

Menurut Halim, Kota Kupang memiliki potensi ekonomi daerah yang cukup besar karena memiliki lebih dari 40.000 UMKM dengan produk unggulan yang sangat beragam. Mulai dari kuliner, hingga kerajinan tangan berkualitas.

"Kami menyadari kesehatan dan digitalisasi adalah pondasi ekonomi dan masyarakat. Untuk itu Grab, Emtek dan Bukalapak memulai program Kota Masa Depan dengan vaksinasi UMKM, karena jika UMKM sehat, tentu bisnisnya juga akan kuat," ungkap Halim

Disampaikannya, kesenjangan pengetahuan dan akses digital di kota-kota kecil menjadi tantangan besar bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan meningkatkan usaha.

Oleh karena itu, perlu pendukung terutama dari teknologi untuk mendorong percepatan transformasi digital UMKM.

Baca juga: Polres Kupang Kota gandeng Grab bantu pengantaran SKCK dan SIM
Baca juga: Grab umumkan 17 Pahlawan pilihan warganet


Ia juga menambahkan bahwa mengingat kesehatan merupakan pondasi ekonomi dan masyarakat, Grab, Emtek dan Bukalapak melalui program ini memberikan perhatian khusus kepada UMKM dengan menyediakan fasilitas vaksinasi keliling untuk pedagang di pasar-pasar tradisional.

Selain itu, Grab bekerja sama dengan Benihbaik.com, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Pusat, serta Oxygen for
Indonesia memberikan donasi 1 unit oxygen generator untuk RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kota Kupang sehingga bisa dipakai buat penanganan medis COVID-19.

Penyerahan donasi diberikan secara simbolis oleh Halim Wijaya selaku Director of East Indonesia Grab Indonesia kepada Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man.

Menurut Herman Man, untuk membangun sebuah kota masa depan dewasa ini, teknologi memiliki peranan penting. Teknologi membuat segala hal menjadi lebih hidup dan semakin mudah.

"Grab, Emtek dan Bukalapak merupakan bagian dari teknologi digital yang banyak memberikan kemudahan bagi para pengguna khususnya di Kota Kupang," sebutnya.

Terkait vaksinasi, Herman Man mengatakan, sesuai data terakhir yang diterima, sudah 80 persen masyarakat Kota Kupang menerima vaksinasi dosis pertama.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Grab, Emtek dan Bukalapak yang ikut ambil bagian melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk percepatan pencapaian herd immunity.

"Kegiatan vaksinasi tentu bertujuan baik agar semua masyarakat lebih sehat di masa pandemi COVID-19, karena dalam membangun Kota Masa Depan, kesehatan merupakan sebuah syarat mutlak. Kami berharap Grab, Emtek dan Bukalapak terus melakukan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021