Telkom bantu Rp3,5 miliar untuk pembangunan gereja

id Gereja

PT Telkom Indonesia membantu Rp3,5 miliar untuk kelanjutan pembangunan Gereja St Martinus Hinga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. (Foto ANTARA/Humas PT Telkom)

Manajemen PT Telkom Indonesia membantu dana sebesar Rp3,5 miliar untuk mendukung pembangunan Gereja St Martinus Hinga di Pulau Adonara bagian timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kupang (Antaranews NTT) - Manajemen PT Telkom Indonesia membantu dana sebesar Rp3,5 miliar untuk mendukung pembangunan Gereja St Martinus Hinga di Pulau Adonara bagian timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Direktur Human Capital Management PT Telkom Hardy R Rahman kepada wartawan di Kupang, Minggu, mengatakan bantuan tersebut untuk mendukung kelanjutan pembangunan gereja yang dilakukan secara swadaya oleh umat setempat.

"Ini merupakan bentuk komitmen PT Telkom untuk menambah kebahagian umat Katolik di paroki tersebut dalam menyambut Hari Raya Natal 25 Desember 2017.

Rahman mengatakan bantuan PT Telkom tersebut untuk menambah suka cita umat Katolik di paroki St Martinus Hinga dalam merayakan Natal 25 Desember 2017 dan Tahun Baru 2018.

Ia menambahkan bantuan tersebut untuk mewujudkan rumah ibadah yang layak dan memadai bagi masyarakat yang berada di kawasan timur Indonesia.

Gereja St Martinus Hinga terletak di Desa Hinga, Kecamatan Klubagolit, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

PT Telkom merupakan salah satu perusahan milik negara, sehingga ikut berbagi dalam mewujudkan komitmen BUMN Hadir Untuk Negeri melalui alokasi sebagian penghasilannya untuk mendukung kelanjutan pembangunan rumah ibadat tersebut.

Rahman mengapresiasi panitia pembangunan Gereja St Martinus Hinga di Adonara Timur yang begitu cepat melakukan pembangunan gereja sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dalam perayaan Natal 2017.

"Kami sudah melihat secara langsung progres pembangunan gereja tersebut sehingga bisa dimanfaatkan umat Katolik Hinga dalam merayakan Natal dan Tahun Baru 2018," katanya.
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar