Sekolah Satu Atap di Kupang nyaris rubuh

id longsor

Kondisi gedung Sekolah Satu Atap Tunas Harapan Kupang yang ambruk akibat longsor di Kecamatan Alak Kota Kupang, NTT, Senin (28/1/2019). Pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan para siswanya. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha).

Sekolah Satu Atap SD, SMP dan SMA Tunas Harapan di Kecamatan Alak, Kota Kupang nyaris rubuh akibat longsor di sekitarnya setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota Provinsi NTT dalam beberapa hari terakhir.
Kupang (ANTARA News NTT) - Sekolah Satu Atap SD, SMP dan SMA Tunas Harapan di Kecamatan Alak, Kota Kupang nyaris rubuh akibat longsor di sekitarnya setelah hujan deras mengguyur wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Sekolah Satu Atap SD, SMP dan SMA Tunas Harapan Jusuf Nenabo ketika ditemui Antara di Kupang, Senin (28/1), mengatakan bangunan sekolah tertimpa material longsoran saat terjadi longsoran pada Jumat (25/1) subuh pekan lalu.

Ia menambahkan longsoran terjadi lagi saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung pada Jumat pagi, membuat murid-murid berhamburan keluar karena takut tertimbun tanah dan luruhan lumpur batu.

Dinding ruang Kantor Kepala Sekolah sekaligus kantor tata usaha dan ruang guru pun ambruk tertimpa longsoran kedua pada Jumat pagi, pekan lalu itu.

"Sejumlah laptop, printer serta peralatan sekolah lainnya rusak akibat terkubur oleh dinding kantor yang ikut ambruk," ujar Jusuf.

Aktivitas belajar di sekolah sempat terganggu pada Sabtu (26/1) karena semua masih khawatir longsor terjadi lagi sehingga sekolah memutuskan meliburkan para siswanya.

Dia berharap pemerintah membantu perbaikan bangunan sekolah yang rusak tersebut, karena khawatir bangunan tersebut pasti akan ambruk kalau tidak segera diperbaiki apalagi hujan masih terus berlangsung dan kemungkinan longsor masih bisa terjadi.

Baca juga: Jalan di pesisir Pantai Oesapa mendesak diperbaiki
Baca juga: Trans Ruteng-Reo putus akibat longsor
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar