Pemda Kupang berharap bisa kelola objek wisata Raknamo

id RAKNAMO

Pemda Kupang berharap bisa kelola objek wisata Raknamo

Para wisatawan domestik sedang bersantai di kawasan wisata Bendungan Raknamo, Kabupaten Kupang, NTT, Rabu (6/3). (ANTARA Foto/Benny Jahang).

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang akan mengajukan permohonan kepada pemerintah Provinsi NTT untuk mengelola Bendungan Raknamo menjadi salah satu objek wisata terpopuler di wilayah tersebut.
Kupang (ANTARA News) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang akan mengajukan permohonan kepada pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mengelola Bendungan Raknamo menjadi salah satu objek wisata terpopuler di wilayah tersebut.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi NTT terkait pengelolaan objek wisata tersebut, karena arus kunjungan wisatawan lokal ke bendungan Raknamo sangat tinggi," kata Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang Charles Amekan kepada Antara di Oelamasi, Rabu (6/3).

Charles mengatakan hal itu terkait pengelolaan kawasan bendungan Raknamo di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto yang saat ini menjadi salah satu destinasi wisata bagi masyarakat Kota Kupang dan Kabupaten Kupang saat tibanya hari libur.

Menurut Charles, pemerintah Kabupaten Kupang sangat mengharapkan pengelolaan kawasan bendungan Raknamo diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Kupang karena dapat mendongkrak pendapatan asli daerah setempat.

"Kami ingin mengelola bedungan Raknamo untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata karena arus kunjungan wisatawan ke daerah itu sangat tinggi, sehingga ada kontribusi dari Raknamo untuk APBD Kabupaten Kupang," tegas Charles.

Charles menambahkan, dalam beberapa pertemuan terkait pengelolaan bendungan Raknamo pemerintah NTT sempat menyatakan keberatan untuk menyerahkan pengelolaan bendungan itu kepada Pemkab Kupang dengan alasan biaya pemeliharaan bendungan yang besar.

Baca juga: Bendungan Raknamo dan Rotiklot masih dalam tahap pengisian air

"Pemerintah NTT beralasan biaya peratawan bendungan yang besar sehingga tidak menyerahkan pengelolaan bendungan Raknamo kepada Pemkab Kupang," tegas Charles.

Kendati demikian kata Charles pemerintah Kabupaten Kupang tetap berupaya untuk menyakinkan pemerintah Provinsi NTT untuk menyerahkan pengelolaan wisata Raknamo kepada Pemda NTT.

"Untuk biaya perawatan bendungan Raknamo mungkin menjadi kewenangan pemerintah NTT tetapi pengelolaan untuk wisata biar diserahkan kepada Pemkab Kupang, apalagi lokasi wisata Raknamo berlokasi di daerah ini," kata Charles. 

Baca juga: Bendungan Raknamo diserbu wisatawan lokal
Baca juga: Pemkab Kupang kelola Raknamo jadi objek wisata
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar