DKP NTT gandeng KSOP hadirkan layanan Gerai Pas Kecil untuk nelayan Sikka

id DKP NTT, KSOP Loren Say Maumere, gerai terpadu, pas kecil, nelayan Sikka, Kabupaten Sikka

DKP NTT gandeng KSOP hadirkan layanan Gerai Pas Kecil untuk nelayan Sikka

Sejumlah petugas melakukan pengukuran kapal nelayan di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Jumat (20/3/2020) melalui layanan gerai terpadu pas kecil yang dihadirkan DKP NTT bersama KSOP Loren Say Maumere. ANTARA/HO-Dinas DKP NTT Wilayah Kabupaten Lembata

Kehadiran gerai terpadu ini selain membantu nelayan kecil juga memberikan manfaat bagi pemerintah dalam mendata kapal-kapal nelayan
Kupang (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggandeng Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Loren Say Maumere menghadirkan layanan gerai terpadu pas kecil untuk para nelayan di Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

"Gerai terpadu pas kecil ini kami hadirkan bersama KSOP untuk membantu nelayan melengkapi dokumen kapalnya demi keselamatan pelayaran," kata Kepala Cabang Dinas DKP NTT Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, Sikka, Andi Amuntoda ketika dihubungi ANTARA di Kupang, Sabtu (21/3).

Dia mengatakan, gerai terpadu ini sudah mulai diterapkan sejak Jumat (20/3/2020), yang  melayani nelayan Desa Nangahale, Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

Dalam kegiatan itu, telah dilakukan pengukuran kapal nelayan sebanyak 38 unit oleh petugas ahli ukur Kardinius Soa dan kawan-kawan.

Selanjutnya pada 26 Maret mendatang, lanjut dia, akan dibuka gerai serupa untuk melayani nelayan di Kelurahan Wuring, kabupaten setempat.

Baca juga: DKP NTT percepat layanan perizinan lewat cabang dinas

Andi menjelaskan gerai terpadu ini sengaja dihadirkan untuk memudahkan para nelayan kecil yang memiliki kapal berkapasitas kurang dari tujuh gross tonnage (GT).

Dia menjelaskan, pas kecil merupakan dokumen penting bagi nelayan yang dapat digunakan sebagai dokumen kepemilikan kapal.

Selain itu, sebagai surat tanda kebangsaan kapal, dokumen kelengkapan berlayar, keselamatan pengiriman pelayaran, serta sebagai jaminan kredit usaha dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Andi menambahkan, kehadiran gerai terpadu ini selain membantu nelayan kecil juga memberikan manfaat bagi pemerintah dalam mendata kapal-kapal nelayan.

"Kami berharap kehadiran gerai terpadu ini banyak kapal nelayan yang terdata selain itu memastikan mereka melaut dengan dokumen yang lengkap," katanya.

Baca juga: DKP NTT serius kelola KKPD
Baca juga: Pokmaswas diminta serius awasi perairan NTT
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar