Nelayan yang hilang di perairan Sabu Raijua belum ditemukan

id NTT,Sabu Raijua,SAR Kupang,nelayan Sabu Raijua,nelayan hilang

Nelayan yang hilang di perairan Sabu Raijua belum ditemukan

Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang berdoa di atas kapal KN Antareja sebelum melakukan pencarian dua nelayan yang hilang di Perairan Kolorae, Kabupaten Sabu Raijua, NTT. (ANTARA/HO-Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang)

Kedua nelayan hingga hari ini belum ditemukan namun tim kami masih berada di lapangan untuk melanjutkan pencarian
Kupang (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang belum menemukan dua nelayan yang hilang di Perairan Kolorae, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga memasuki hari ke empat pencarian.

"Kedua nelayan hingga hari ini belum ditemukan namun tim kami masih berada di lapangan untuk melanjutkan pencarian," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang Emi Frizer ketika dihubungi, Rabu (7/7).

Ia mengemukakan hal itu berkaitan dengan perkembangan pencarian dua nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Kolorae, Kabupaten Sabu Raijua.

Baca juga: Pastikan situasi aman Kapolda- Danrem tinjau pelaksanaan PSU Sabu Raijua

Kedua nelayan asal Sabu Raijua masing-masing bernama Hahe Tapi (61) dan Gotif Goe Dogi (64) dilaporkan hilang sejak berangkat melaut pada Sabtu, 3 Juli 2021.

Dari informasi yang diperoleh, kata dia, kedua nelayan melepas pukat paling jauh dari pesisir sekitar 6 mil sehingga luput dari perhatian nelayan lain yang ikut melaut bersama.

Baca juga: Tim SAR gabungan cari korban hilang di perairan Kupang

Nelayan setempat sudah berinisiatif melakukan pencarian di perairan menuju ke arah Pulau Sumba, namun belum berhasil ditemukan.

Setelah menerima laporan pada Senin (5/7) pagi pihaknya langsung mengerahkan sebanyak 17 personel dengan kapal KN Antareja untuk melakukan pencarian dan pertolongan.

Namun demikian hingga memasuki hari ke empat pencarian pada Rabu (7/7), kedua nelayan yang hilang masih belum ditemukan.

"Sementara upaya pencarian masih terus dilakukan di lapangan dibantu para nelayan setempat," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar